Monday, November 14, 2011
.:.:. Surat Cinta Untuk Hati .:.:.
Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati sahabat-sahabat tercintaku
yang acap kali terisi oleh cinta selain dariNya,
yang mudah sekali terlena oleh indahnya dunia,
yang terkadang melakukan segalanya bukan keranaNya,
lalu di ruang hatinya yang kelam merasa senang jika dilihat dan dipuji orang,
entah di mana keikhlasannya.
Maka saat merasakan kekecewaan dan kelelahan kerana
perkara yang dilakukan tidak sepenuhnya berlandaskan keikhlasan,
padahal Allah tidak pernah menanyakanhasil.
Dia akan melihat kesungguhan dalam berproses.
Surat ini kutujukan pula untuk jiwaku serta jiwa sahabat-sahabat tercintaku
yang mulai lelah menapaki jalanNya ketika seringkali mengeluh,
merasa dibebani bahkan terpaksa untuk
menjalankan tugas yang sangat mulia.
Padahal tiada kesakitan, kelelahan serta kepayahan yang dirasakan oleh
seorang hamba melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosanya.
Surat ini kutujukan untuk ruh-ku dan ruh sahabat-sahabat tercintaku yang
mulai terkikis oleh dunia yang menipu,
serta membiarkan fitrahnya tertutup oleh maksiat yang dinikmati,
lalu dimanakah kejujuran diletakkan?
Dan kini terabailah sudah nurani yang bersih,
saat ibadah hanyalah sebagai rutin belaka,
saat jasmani dan fikiran disibukkan oleh dunia,
saat wajah menampakkan kebahagiaan yang penuh kepalsuan.
Cuba lihat disana!
Hatimu menangis dan meranakah?
Surat ini kutujukan untuk diriku dan diri sahabat-sahabat tercintaku
yang sombong,
yang terkadang bangga pada dirinya sendiri.
Sungguh tiada satupun yang membuat kita lebih di hadapanNya
selain ketakwaan.
Padahal kita menyedari bahawa tiap-tiap jiwa akan
merasakan mati,
namun kita masih bergulat terus dengan kefanaan.
Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati sahabat-sahabat tercintaku yang
mulai mati,
saat tiada getar ketika asma Allah disebut,
saat tiada sesal ketika kebaikan berlalu begitu sahaja,
saat tiada rasa takut padaNya ketika maksiat dilakukan,
dan tiada merasa berdosa ketika menzalimi diri sendiri
dan orang lain.
Akhirnya surat ini kutujukan untuk jiwa yang masih memiliki cahaya
meskipun sedikit,
jangan biarkan cahaya itu padam.
Maka terus kumpulkan cahaya itu hingga ia dapat menerangi
wajah-wajah di sekeliling,
memberikan keindahan Islam yang sesungguhnya
hanya dengan kekuatan dariNya
"Ya..Allah yang maha membolak-balikkan hati,
tetapkan hati ini pada agamaMU,
pada taat kepadaMu dan dakwah di jalanMu "
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment